Sugeng Rawuh

Assalamualaikum wr. wb semoga dengan blog ini MSI 18 Medono Pekalongan bisa lebih maju dan sanggup mencerdaskan dan mengubah kehidupan bangsa ini Amin Wassalamualaikum wr. wb

Mendiknas: Pendidikan Gratis Sesuai UU


SEMARANG -- Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo menegaskan pemerintah akan memakzulkan (impeach) atau menuntut sekolah-sekolah negeri jika tidak menyelenggarakan pendidikan gratis untuk tingkat SD-SMP. "Tergantung siapa pihak yang tidak mau melaksanakannya," tegas Mendiknas usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Jaringan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan 2009 di Hotel Patra Jasa Semarang, Rabu (27/5).

Bambang menandaskan lagi sikap pemerintah untuk menggratiskan pendidikan dari tingkat SD sampai SMP dan berlaku di seluruh wilayah Indonesia. Dia menyebut aturan ini sudah diatur dalam UU APBN 2008, UU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), maupun UUD 1945.

Mendiknas menyebut sejumlah provinsi yang telah menyelengarakan pendidikan gratis. Yakni, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Maluku.

Menurut dia, pendidikan gratis sudah harus dilaksanakan pada tahun ini, terutama pada tingkat SD-SMP Negeri. Bahkan, beberapa daerah sudah memperluas pelaksanaannya mencakup SMA, SMK, madrasah dan sekolah swasta, sesuai kemampuan dan komitmen daerah masing-masing.ant/bur
sumber:www.republika.co.id

Baca Selengkapnya .. Seguir leyendo...

Tunjangan Profesi Guru Depag Segera Cair

Jakarta,30/3 (www.depag.go.id)--Sebagian besar guru dan dosen yang berada dalam naungan Departemen Agam (Depag) beberapa pekan ini khawatir tunjangan profesi mereka tak segera cair. Namun, kekhawatiran itu segera berakhir setelah Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) sebagai inisiator program tunjangan profesi guru memastikan tunjangan akan diberikan paling lambat Juli 2009.

"Keterlambatan pemberian tunjangan profesi guru dan dosen di lingkungan Depag adalah suatu kewajaran. Depag memang harus melihat dulu implementasinya di lingkungan Depdiknas. Terlambat itu wajar, karena Depdiknas yang jadi insiatornya. Justru kalau Depag yang lebih dulu, malah kelihatan lucu," ujar Mendiknas Bambang Sudibyo dalam jumpa pers di Gedung Depdiknas, Senin (30/3).


Menurut Mendiknas, Surat keputusan (SK) Menteri Keuangan No 145/MK/05/2009 yang memastikan pencairan tunjangan profesi guru telah diterbitkan pada 12 Maret lalu. SK tersebut, lanjut dia, membuat pancairan dana tunjangan profesi menjadi lebih pasti dan cepat..

Bagi guru-guru di bawah naungan Depdiknas, kata Mendiknas, tunjangan profesi diberikan hanya berdasar Peraturan Mendiknas. "Itu sebagai bukti bahwa pemerintah serius menangani mutu dan kesejahteraan para guru dan dosen di Indonesia," jelasnya.

Oleh karena itu, kata Mendiknas, para guru dan dosen di lingkungan Depag, baik yang berstatus PNS atau non-PNS sebaiknya segera menyiapkan segala persyaratan yang dibutuhkan untuk mendapatkan tunjangan profesi.

Menteri Agama, lanjut dia, sudah mengirim surat edaran kepada para Kanwil Depag di seluruh Indonesia untuk segera mencairkan tunjangan profesi guru dan dosen. "Nanti koordinasinya akan terus dipantau secara bersama antara Depdiknas, Depag, dan Kementerian PAN," imbuhnya.

Sekretaris Jenderal Depdiknas Dodi Nadika menambahkan, para guru yang akan menerima tunjangan profesi akan dinilai melalui beberapa hal. Salah satu yang terpenting adalah masa kerja dan kinerjanya. "Para guru yang pantas menerima tunjangan adalah guru yang tetap, dibuktikan dengan SK PNS atau SK dari yayasannya. Selain itu, harus mengajar sedikitnya 24 jam dalam sepekan" ungkapnya.(Rep/ts)
sumber: www.depag.go.id

Baca Selengkapnya .. Seguir leyendo...

Tunjangan Sertifikasi Guru Agama Segera Dibayar

Karanganyar,31/3(www.depag.go.id)--Tunjangan sertifikasi guru agama segera dibayarkan, Menteri Agama Maftuh Basuni telah memerintahkan Kepala Kanwil Departemen Agama di daerah-daerah untuk membayarkan.

Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo mengatakan hal itu dalam dialog publik pendidikan yang berlangsung di Pendapa Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (31/3).



Beberapa guru agama yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, tunjangan sertifikasi itu sejak tahun 2006 hingga sekarang belum diterima.

"Mereka yang sampai sekarang belum menerima uang tunjangan tersebut nantinya dirafel, semua tidak ada masalah tinggal menunggu saja," katanya.

Mengenai kelanjutan sertifikasi, kata dia, mulai tahun 2009 guru yang belum mempunyai S1, tetapi sudah mempunyai masa kerja 20 tahun bisa mengikuti program sertifikasi guru. Untuk tahun 2015 semua guru harus sudah bersertifikasi.

Guru tingkat SMP dan SMA beberapa tahun lalu yang S1 baru 30 persen, sekarang ini telah naik menjadi 41 persen lebih dan tahun 2014 diharapkan semua guru telah S1, katanya.

Menyinggung guru tidak tetap (GTT), Mendiknas mengatakan pada umumnya keluhan yang disampaikan hampir sama yaitu meminta diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

"Pemerintah tidak pernah menghalang-halangi GTT ikut tes CPNS dan semua mempunyai hak yang sama, kalau guru bantu sebenarnya sudah ikut tes CPNS tinggal menunggu penempatan dan sekarang ini ada maka mereka itu ditempatkan," katanya.

Mengenai peraturan peperintah (PP) tentang GTT, Mendiknas sekarang ini sedang memproses. Jadi nanti akan jelas mengenai status maupun yang lain.

"Saya telah mengecek ke daerah-daerah GTT memang diperlukan, maka perlu dibuat aturan yang jelas, siapa yang berhak mengangkat, mengenai gaji, dan selanjutnya," katanya.(ant/ts)

Baca Selengkapnya .. Seguir leyendo...

Presiden SBY Hadiri Puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional



Bandung, (www.depag.go.id) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Ibu Ani menghadiri puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2009, di Sasana Budaya Ganesha, ITB, Bandung, Jawa Barat, Selasa (26/5) pagi.

Peringatan Hardiknas 2009 mengambil tema Pendidikan Sains, Teknologi dan Seni Menjamin Pembangunan Berkelanjutan dan Meningkatkan Daya Saing Bangsa. Dalam kesempatan tersebut, Presiden SBY juga membuka secara resmi Seminar Internasional Bahasa dan Pendidikan Anak Bangsa.




Menteri Pendidikan Nasional, Bambang Sudibyo dalam sanbutannya mengatakan, pembangunan pendidikan nasional didasarkan pada tiga pilar kebijakan. "Pertama, perluasan dan pemerataan akses pendidikan. Kedua, peningkatan mutu, relevansi, dan daya saing pendidikan. Ketiga, penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan citra publik pendidikan. Kesemuanya ditujukan untuk memberikan pendidikan bermutu, akuntable, murah, merata, dan terkangkau rakyat banyak," jelas Bambang.

"Tahun 2009 ini ditandai dengan capaian besar dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, yakni dengan terlaksananya "sekolah gratis" untuk pendidikan dasar 9 tahun. Bantuan pendidikan dari pemerintah melalui program BOS, BOS buku, BKM, dan BOMM, serta beragam program beasiswa telah meningkatkan angka partisipasi murni pendidikan dasar dan menengah secara sangat signifikan, sehingga upaya kita memenuhi wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun dapat tercapai," Bambang menerangkan.

Program-program tersebut, lanjut Bambang, telah diakui UNESCO sebagai best practice yang patut dicontoh negara-negara lain. Usai menyampaikan sambutannya, Mendiknas menyerahkan Peta Bahasa di Indonesia kepada Presiden SBY. Selanjutnya Mendiknas secara simbolis menyerahkan beasiswa S2/S3 Luar Negeri, sedang Menteri Agama, Maftuh Basyuni menyerahkan beasiswa Santri Berprestasi seluruh Indonesia.

Presiden SBY menyematkan dan menyerahan secara simbolis Tanda Kehormatan Satyalancana Pendidikan kepada 8 orang kepala sekolah/pengawas sekolah/guru yang bertugas di daerah terpencil, Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya kepada 4 orang perwakilan siswa pemenang Medali Emas Olimpiade Tingkat Internasional, dan Penghargaan Adi Bahasa kepada 3 Gubernur yaitu Jawa Timur, Sumatera Barat, dan Sulawesi Tenggara, serta Penghargaan Widyakrama kepada 3 orang Gubernur dan 7 orang Bupati/Walikota yang berhasil melaksanakan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun antara lain Gubernur Kepulauan Riau, Bupati Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat, dan Walikota Batam.

Presiden SBY juga menyerahkan bantuan pembangunan Madrasah Bertaraf Internasional kepada 12 orang Bupati/Walikota, diantaranya Bupati Indramayu dan Walikota Batam, serta penyerahan penghargaan World Class University kepada 3 orang Rektor PTN yaitu Rektor Universitas Gajah Mada, Rektor Institut Teknologi Bandung, dan Rektor Universitas Indonesia.

Kepada lembaga maupun perorangan yang telah mengukir prestasi nasional dan internasional, Presiden SBY mengucapkan selamat dan terimakasih. "Pertahankan dan terus tingkatkan prestasi itu. Putera puteri Indonesia tidak kalah dari bangsa manapun," kata Presiden SBY. "Saya senang dan terharu karena semua pihak ingin dan berusaha meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia," tambah SBY.

Sebelum meninggalkan tempat acara, Presiden SBY dan rombongan meninjauan Pameran Gelar Produk Hasil Karya Anak Bangsa. Hadir dalam acara tersebut antara lain, Wakil Ketua MPR AM. Fatwa, Menag Maftuh Basyuni, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, dan Rektor ITB Prof. Djoko Santoso.(sby.info/ts)
sumber: www.depag.go.id

Baca Selengkapnya .. Seguir leyendo...

Menjaga Lidah

Tidak diragukan, barang siapa yang menjaga lidahnya dari ucapan-ucapan yang diharamkan oleh Allah Swt dan Rosul-Nya, niscaya dicintai dan disukai oleh banyak hati.

Mana mungkin, hati menyukai siapa yang membiarkan lidahnya sembarangan menodai kehormatan orang lain dan tenggelam dalam ucapan-ucapan batil seperti kesaksian palsu, kebohongan, pergunjingan, adu domba, dan ucapan-ucapan kotor? mana mungkin orang yang suka menyebarkan rahassia dan mencari-cari kesalahan orang lain, akan dicintai oleh mereka?
Mustahil! Ini mustahil terjadi, kecuali bila ada air susu yang bisa kembali masuk ketetek, atau ada unta yang bisa masuk ke lubang jarum.Karena itu, jika anda ingin dicintai oleh hati orang, maka jagalah lidahmu, kecuali dari ucapan-ucapan kebaikan. Rosulullah bersabda yang artinya :

"Tahanlah lidahmu, selain dari membicarakan kebaikan."

bila anda menjaga lidah dari semua pembicaraan yang tidak baik, bukan saja orang lain akan mencinai anda, lebih dari itu, Rasul telah menjamin surga bai siapa yang menjaga lidah dan kemaluannya. Dari Sahl bin Sa'd ra, ia berkata : Rasulullah bersabda :

"Barangsiapa menjamin untukku apa yang ada antara kedua rahangnya serta apa yang ada diantara kedua kakinya, maka aku menjamin surga baginya."


Nabi Saw pernah mengabarkan bahwa seseorang kadang-kadang mengucapkan satu kalimat yang menyengsarakannya di dunia dan di akhirat, serta menjadi penyebab ia ditimpa murka; atau kadang-kadang pula mengucapkan satu kalimat kebajikan yang menjadi penyebab ia mendapat kedudukan yang tinggi dan kebahagiaan.Rosulullah Saw bersabda:


"Sungguh,kadang-kadang seorang hamba mengucapkan satu kalimat yang diridloi oleh Allah,ia tidak begitu memikirkan kalimat itu,lantas Allah mengangkat derajatnya lantaran kalimat itu. Dan sungguh,kadang-kadang pula,seorang hamba mengucapkansatu kalimat yang dimurkai,ia tidak begitu memikirkan kalimat itu, namun lantaran kalimat itu ia terperosok ke dalam keraka Jahanam."


Saudaraku,demi Allah,tidak ada seorang pun yang bisa bertahta di hati kaum muslimin,kecuali apabila kaum muslimin selamt dari gangguan lidah dan tangannya. Rosulullah Saw pernah ditanya,"siapa yang kaum muslimin selamat dari gangguan lidah dan tangannya."


Saudaraku,tidak inginkah engkau menjadi manusia yang memiliki keislaman lebih utama dengan cara menjaga lidah dari pembicaraan yang terburu-buru dan dengan berpikir secara mendalam sebelum mengucapkan kata-kata,jika yakin bahwa kata-kata tersebut mengandung kemaslahatan,engkau mengucapkannya,tetapi jika tidak,engkau diam? Bukankah keselamatan merupakan nikmat yang tiada tara?Sedangkan Rosulullah Saw pernah bersabda,"Sebagian bukti baiknya keislaman seseorang adalah ia meninggalkan apa yang tidak berguna baginya."


Beliau Saw juga bersabda:

"Apabila engkau hendak berdiri melaksanakan sholat,hendaklah engkau menjalankan sholat seperti sholatnya orang yang hendak meninggal dunia,jangan mengucapkan kata-kata yang karenanya kamu perlu meminta maaf,sarta himpunlah dalam dirimu perasaan putus asa dari apa yang ada pada tangan manusia."

Sungguh indah, ungkapan syair mengenai menjaga lidah, berikut ini:

sesungguhnya pemuda bisa tertimpa bencana lantaran ketergelinciran lidahnya.
padahal, seseorang tidak akan tertimpa bencana lantaran kepalanya.
sedangkan ketergelinciran kaki perlahan-lahan pasti sembuh.

penyair lain mengatakan:

jaga lidahmu, karena itu lidah itu
sangat cepat membunuh pemiliknya
lidah adalah kurirnya hati
yang menunjukkan seberapa cerdas para pemiliknya

Sumber :Abu ‘Abdillah Faishol Al – Hasyidi, Tips Meraih cinta,(wacana ilmiah press, solo; 2006)

Baca Selengkapnya .. Seguir leyendo...

Profil Sekolah

Foto Saya
msi 18 medono
Sebuah sekolah swasta yang berada di desa medono kecamatan Pekalongan Barat
Lihat profil lengkapku

MSI 18 MEDONO PEKALONGAN

Pengunjung On line